Apakah Berbisnis Harus Selalu Sesuai Passion? Ini Jawabannya

 

Apakah-Berbisnis-Harus-Selalu Sesuai-Passion-Ini-Jawabannya

Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa berbisnis sesuai passion lebih menyenangkan dan menguntungkan. Karena melakukan hal yang disukai dianggap dapat terbebas dari tekanan dan akan lebih mudah mencari solusi ketika mendapati sebuah masalah. Namun apakah benar demikian dalam membangun bisnis?

Sebelum membahas lebih jauh terkait mana yang lebih penting antara passion, skill atau tren pasar. Ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu makna dari passion itu sendiri.. 

Passion, Apa itu?

Secara sederhana passion diartikan sebagai kegemaran atau kesukaan. Dengan kata lain, jika Anda melakukan sesuatu sesuai passion tentu saja tidak akan merasa bosan atau terpaksa melakukannya. Passion dapat menjadi salah satu motivasi atau inspirasi Anda dalam berbisnis. 

Bisnis sendiri mempunyai makna suatu usaha menjual produk/ jasa kepada pelanggan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Ada beberapa bisnis yang dapat dikembangkan dari sebuah passion, misalnya dalam bisnis fashion, kecantikan, kuliner , olahraga, pet shop atau lainnya. 

Alasan Bisnis Tidak Hanya Butuh Passion

Tidak semua hobi dapat dijadikan bisnis dan lahan mencari keuntungan

Ketika mengubah hobi menjadi lahan bisnis, maka esensi dari kesukaan pun bergeser. Jika sebelumnya bebas mengekspresikan rasa senang, maka ketika terjun ke bisnis hal tersebut perlahan akan terkikis. Perasaan senang bisa saja hilang dan berganti menjadi ambisi untuk mendapatkan keuntungan. Lagipula, tidak semua hobi cocok dijadikan lahan bisnis. 

Berbisnis tidak bisa hanya mengandalkan passion saja

Terkadang memang ada beberapa orang yang menjadi sukses ketika memulai bisnis sesuai passion. Namun akan kurang lengkap rasanya, jika hanya mengandalkan passion saja.  Sebab dalam menjalankan bisnis juga membutuhkan keterampilan hingga kemampuan melihat peluang di pasaran.  

Dalam menjalankan bisnis, Anda juga akan membutuhkan skill yang berkaitan dengan keterampilan berkomunikasi, bersosialisasi, menentukan trik marketing dan sebagainya. Terlepas dari itu, Anda juga perlu menemukan apa saja yang dibutuhkan dan banyak dicari  orang. 

Secara ideal, berbisnis itu sebuah usaha mengkombinasikan passion, skill dan teliti melihat peluang pasar.  Lantas bagaimana mengembangkan sebuah bisnis yang dimulai dari sebuah passion agar tetap dapat menguntungkan? Ikuti tips berikut ini!

Tips Sukses Berbisnis 

  • Memperdalam pengetahuan dan serba-serbi passion 

Setelah mengetahui, apa yang menjadi passion Anda, sebaiknya perdalam pengetahuan tentang hal tersebut. Perkaya wawasan dan cari tahu kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi sehingga dapat mengantisipasi sejak dini.

  • Bergabung dengan beberapa komunitas

Carilah komunitas yang sesuai dengan passion Anda. Sebab, akan banyak manfaat yang akan diperoleh, terlebih dalam bertukar wawasan. Sehingga, jika suatu saat bisnis yang dirintis mengalami masalah, maka Anda mempunyai teman-teman sepemikiran yang akan mendukung dan memberikan solusi. 

  • Bisnis dan modal merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan

Jika Anda sudah menemukan ide bisnis, mulailah hitung modal yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan perusahaan.  Jika perlu rekrut seorang akuntan handal agar keuangan perusahaan dapat tersusun rapih. 

  • TIdak mudah menyerah

Kunci sukses seorang pebisnis adalah tidak mudah menyerah pada apapun yang terjadi selama membangun usaha. Bisnis tidak selalu berjalan mulus, sekalipun dijalankan sesuai passion. Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda untuk tidak mudah menyerah pada keadaan. 

  • Berani keluar dari zona yang nyaman

Selain pantang menyerah, Anda juga harus berani keluar dari zona nyaman selama ini. Ambil segala risiko yang akan terjadi nanti dan yakinkan bahwa Anda sanggup membangun bisnis dari passion. 

Demikianlah informasi hubungan antara passion dengan bisnis. Sekali lagi, bisnis butuh 3 hal pokok, passion, skill dan kemampuan melihat pasar. Semoga bermanfaat, ya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel